Tampilkan postingan dengan label Headline. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Headline. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Juni 2020

Ketua Mengundurkan Diri, KUD Sasuki SP II Maboh Permai Rapat Luar Biasa

Fhoto : Rapat Luar Biasa KUD Sasuki SP II Maboh Permai

BELITANG - Pengurus mengundurkan diri, KUD Sasuki SP II Maboh Permai gelar rapat luar biasa yang bertempat di GPU maboh permai, kecamatan belitang. Kamis, 11/6/20.

Kades Maboh Permai, Sebastian selaku dewan pembina mengucapkan terimakasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir dan juga memberikan himbauan agar mematuhi anjuran pemerintah tentang protokol kesehatan.

Sebastian menyebutkan rapat luar biasa tersebut dilaksanakan karena adanya pengunduran diri Ketua terpilih, Evendi ditengah perjalanan periode jabatannya seharusnya sampai 2022 mendatang.

" ini semua karena ada permasalahan internal ". Ujar kades.

Senada dengan Kades, ketua BP, Yusak juga menjelaskan agenda kegiatan pelaksanaan rapat luar biasa untuk memilih kepengurusan yang baru terkait surat pengunduran diri dari pengurus KUD Sasuki SP II Maboh Permai.

Kemudian Kanit Samapta Briptu Yoga menyampaikan beberapa himbauan kamtibmas terkait situasi saat ini ditengah pandemi Covid-19 seyogyanya agar melakukan pencegahan Corona sesuai anjuran pemerintah.

Briptu Yoga juga menerangkan terkait protokol kesehatan menuju fase New Normal seperti penerapan PHBS, Phsycal / Sosial Distancing, pakai masker apabila melakukan aktivitas diluar rumah.

"Semoga pelaksanaan pemilihan pengurus KUD Sasuki SP II Maboh Permai yang baru berjalan lancar serta mendapat dukungan dari semua pihak khususnya para anggota dan petani ". Ungkap Briptu Yoga.

Tampak hadir dalam kegiatan GM. PT KSP Danta Tobing, Kanit Samapta Polsek Belitang Briptu Yoga, Babinsa Serda Suroso, Ketua Badan Pengawas KUD Yusak dan para petani plasma.

4 Pasien Positif Covid-19 Asal Sekadau Di Pulangkan

Fhoto : Pasien Terkonfirmasi Fhoto Bersama Dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sekadau / Istimewa.

SEKADAU - Pasca menjalani perawatan medis sejak Mei 2020 lalu, Pasien 01 laki-laki ( 21 tahun ) asal Sungai Asam, Belitang Hilir, Pasien 02 perempuan ( 18 tahun ) asal Sungai Asam Belitang Hilir dan Pasien 03 ( 39 tahun ) asal Pal 4 Sekadau hilir serta pasien 04 ( 20 tahun ) asal SP 1 Merbang Belitang Hilir yang menjalani perawatan di pontianak dinyatakan sembuh dan di pulangkan.

Pasien sembuh tersebut dilepas langsung oleh ketua gugus tugas penanganan covid-19 kabupaten sekadau yang juga Bupati Sekadau, Rupinus didampingi Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD Sekadau.

Sembari melepas pasien tersebut, Rupinus berpesan kepada para pasien untuk tidak berkeliaran terlebih dahulu pasca dipulangkan. 

" Lakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Meski sudah dinyatakan sembuh, tidak menutup kemungkinan bisa terjangkit lagi. Apalagi dikabupaten sekadau yang terkonfirmasi rata-rata orang tanpa gejala ". Pesan Rupinus. Kamis, 11/6/20.

Sementara itu, dikonfirmasi juru bicara gugus tugas juga mengharapkan pasien yang sembuh untuk menjaga pola hidup sehat.

" bila dirasa ada gejala kurang sehat, segera koordinasi dengan tenaga medis untuk tindaklanjut ". Ujar Hendri.

Hendry juga berharap kepada warga masyarakat untuk tidak mengucilkan pasien terkonfirmasi yang telah di pulangkan.

" mereka sudah dinyatakan sembuh, itu makanya mereka bisa di pulangkan ". Tandas Hendri.

Warga Lumar Awali Kegiatan Berladang Dengan Ritual Ngarantek Sawa Bahu.

dok.foto

BENGKAYANG - Sesuai tradisi sebelum memulai aktivitas berladang selalu diawali dengan sebuah ritual adat yang disebut 'Ngarantek Sawa Bahu' yang merupakan tradisi memohon keberkahan dari nenek moyang untuk memberkati segala peralatan dan aktivitas pertanian yang akan dimulai pada selasa ( 9/6/20 ) lalu di Dusun Lumar Dalam, Desa Tiga Berkat, Kecamatan Lumar,Kabupaten Bengkayang.

Ritual Adat "Ngarantek Sawa Bahu" ke IV dihadiri Ketua DAD Kecamatan Lumar Esidorus , Sekretaris DAD Kecamatan Lumar Dedianto, Ketua Bamera Lumar, Syukur Kurniawan dan para tokoh Adat  dusun lumar Desa Tiga Berkat Serta tokoh pemuda Desa Tiga Berkat serta kapolsek lumar, Ipda.Sunarli, SH.

Kapolsek Lumar, Ipda. Sunarli, SH menuturkan kegiatan ritual adat tersebut berlangsung lancar dan khidmat. Dan kegiatan Adat ngarantek sawa bahu ke IV adalah kegiatan setiap tahunnya di lakukan oleh masyarakat Desa Tiga Berkat.

"Saya mengapresiasi kegiatan kearifan lokal yang di latar belakangi kebudayaan, saya tetap mengimbau untuk tetap bersama menjaga situasi Kamtibmas dan tetap mengikuti program pemerintah "New Normal" dalam sikapi situasi Pandemi Covid-19 ". Ungkap Kapolsek.

Gapoktan Sumber Makmur Rirang Jati Dapat 6000 Bibit Ikan Dari Pemkab


Fhoto : Pelepasan Bibit Ikan.

BORNEOTRIBUN I SEKADAU - Bupati Sekadau Rupinus, SH, M. Si dan Wakil Bupati Sekadau Aloysius, SH, M. Si menyerahhan sekaligus melepaskan bantuan 6000 bibit ikan nila dan bibit ikan mas kepada kelompok tani sumber makmur desa rirang jati, kecamatan nanga taman kabupaten sekada. Rabu 10 Juni 2020, kemarin.  

Ketua Kelompok tani sumber makmur Aloysius dalam laporannya mengatakan, potensi alam di desa Rirang Jati juga sangat mendukung untuk membudidayakan ikan kolam air tawar. Aloysius menceritakan kelompok tani sumber makmur mulai berdiri sejak 4 April 2018. Pada tahun 2019, kelompok tani itu menanam cabe seluas 7 hektare dengan hasil yang cukup memuaskan. Namun dalam perjalan waktu cabe yang ditanam kurang memuaskan, karena serangan hama, jamur, cuaca yang kurang mendukung, kekurangan pupuk dan obat-obatan. 

"Menyikapi hal itu, kami berinisiatif membuat inovasi baru, mengajak kawan-kawan belajar berternak ikan ". Ujar Aloi.

Fhoto : Paulus Subarno Melepaskan Bibit Ikan 

Empat harapan yang ingin dicapai oleh kelompok tani sumber makmur, yakni ingin melakukan pembibitan ikan sendiri, Ingin membuat pakan sendiri, berbahan baku dari hasil alam, dari petani untuk petani.
Membuat pupuk kompos, dari bahan jerami, sampah organik dan kotoran kandang. Serta mengurangi penggunaan pupuk kimia.

Sementara Camat Nanga Taman, Paulus Ugang memberikan semangat bagi kepala desa yang ada di kecamatan Nanga Taman.
Dengan harapan dapat mencontoh kelompok tani sumber makmur Desa Rirang Jati, agar lebih aktif dan kreatif memanfaatkan potensi alam yang ada. 

"Kita harus kompak dalam segala hal, walaupun ini desa Rirang Jati tapi desa-desa lain bisa mencontoh, meniru, memodifikasi ". Ujar Paulus Ugang. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Sekadau Drs Sandae, M. Si dalam sambutannya mengatakan walaupun dalam situasi pandemi Covid-19, para petani di Kabupaten Sekadau tetap semangat dalam bertani. Begitupula para tenaga PPL dari Dinas Ketahanan Pangan, yang tak kenal lelah mendampingi para kelompok tani untuk terus menyediakan kebutuhan pangan di Kabupaten Sekadau.

"Kita juga berusaha agar persediaan pangan tidak kekurangan. Kuncinya di petani. Terima kasih kepada kelompok tani, terutama kelompok tani sumber makmur, cabe dikembangkan ikan dikembangkan ". Tandasnya.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Rupinus mengingatkan kepada Kepala Desa yang ada di kecamatan Nanga Taman, untuk memanfaatkan potensi di daerah masing-masing.
Sementara untuk penjualan hasil panen, dapat memanfaatkan teknologi yang sudah semakin canggih dan untuk tidak takut dalam bekerja selama pandemi Covid-19.

"Sebagi petani jangan takut, kita ke hutan, kena panas bagus. Tidak ada yang melarang bapak ibu bekerja. Yang tidak boleh itu berjalan-jalan, berkumpul dengan banyak orang ". Ungkapnya.

Rupinus tak henti-hentinya mengkampanyekan gerakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari.


Penulis : Rilis Humas
Editor    : Herman

Cegah Covid-19, PT. KSP Belitang Lakukan Pemeriksaan Suhu Badan


Fhoto : Pemeriksaan Suhu Badan

BORNEOTRIBUN I BELITANG - Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, PT. KSP (Kalimantan Sanggar Pusaka) Belitang melakukan berbagai cara seperti penyemprotan disinfektan, penerapan PHBS, Sosial / Phsycal Distancing dan pakai masker.

Selain itu pihak manajemen juga mengoptimalkan tenaga medis yang ada dengan cara mengukur suhu badan dengan alat termometer setiap hari para karyawan sebelum masuk kantor dan cuci tangan terlebih dahulu, Kamis (11/6/2020).

Pihak manajemen juga menyediakan tempat cuci tangan dan sabun sebelum masuk kantor serta melakukan aktivitas dimulai dari jam 07.00 s/d 16.00 WIB dan oleh pihak manajemen rutin setiap hari dari pimpinan sampai dengan staf guna memberikan edukasi perlunya melakukan pencegahan Covid-19.


Hal yang sama juga diungkapkan GM. PT KSP Danta Tobing bahwa berbagai kegiatan yang dilakukan pihak manajemen adalah upaya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Semoga kegiatan pencegahan Covid-19 ini dapat bermanfaat serta tidak lupa selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas ". Harapnya.


Penulis : Daiky
Editor    : Herman







Vidcon Dengan Gubernur Kalbar, Presiden Jokowi Sampaikan 5 Hal


Fhoto : Presiden RI, Joko Widodo ( Jokowi ).

BORNEOTRIBUN I JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyampaikan lima arahan terkait adaptasi kebiasaan baru agar masyarakat tetap produktif dan aman dari penularan Covid-19. Saat Video conference dengan Gubernur kalbar. Rabu, 10/6/20.

Pertama, Presiden mengingatkan pentingnya prakondisi yang ketat. Sosialisasi kepada masyarakat harus dilakukan secara masif terutama mengenai sejumlah protokol kesehatan yang harus diikuti seperti menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan atau keramaian, hingga menjaga
imunitas tubuh.

" Saya kira ini terus disampaikan kepada masyarakat, diikuti dengan
simulasi-simulasi yang baik, sehingga saat kita masuk ke dalam tatanan normal baru, kedisiplinan warga itu sudah betul-betul siap dan ada. Inilah prakondisi yang kita siapkan sehingga disiplin memakai masker, jaga jarak aman, sering cuci tangan, hindari kerumunan, tingkatkan imunitas saya kira perlu terus disampaikan kepadamasyarakat ". paparnya.

Presiden juga memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk menghadirkan aparat di titik-titik keramaian di setiap daerah untuk mengingatkan warga agar disiplin dan mematuhi protokol kesehatan. 

Kedua, Presiden mengingatkan pentingnya perhitungan yang cermat dalam mengambil kebijakan yang harus didasarkan data dan fakta di lapangan. 
Terkait hal tersebut, Presiden meminta tiap kepala daerah yang ingin memutuskan daerahnya masuk ke fase adaptasi kebiasaan baru agar berkoordinasi dengan Gugus Tugas.

"Datanya seperti apa, pergerakannya seperti apa, faktanya seperti apa, karena saya lihat di sini datanya ada semua. Jadi lihat perkembangan data epidemiologi terutama angka Ro dan Rt. Perhatikan juga tingkat kepatuhan dan masyarakat. Pastikan manajemen di daerah siap atau tidak melaksanakan ". Jelasnya. 

"Kemudian hitung kesiapan setiap daerah untuk pengujian yang masif, pelacakan yang agresif, kesiapan fasilitas kesehatan yang ada. Ini benar-benar semuanya harus kita hitung dan pastikan ". Tambahnya.

Ketiga, Presiden juga mengingatkan soal penentuan prioritas yang harus disiapkan
secara matang mengenai sektor dan aktivitas mana saja yang bisa dimulai dan dibuka secara bertahap. 

Sebagai contoh, pembukaan tempat ibadah secara bertahap dengan terlebih dahulu menyiapkan dan menerapkan protokol kesehatan di tempat ibadah dinilai Presiden sudah sangat baik. 

"Sektor ekonomi, sektor dengan penularan Covid yang rendah tapi memiliki dampak ekonomi yang tinggi itu didahulukan dan terutama ini sektor pertanian, peternakan,
perkebunan, perikanan, industri manufaktur, sektor konstruksi, logistik, transportasi barang, sektor pertambangan, perminyakan, saya kira ini sudah disampaikan oleh Ketua Gugus Tugas agar hal ini menjadi catatan kita semua ". Ujarnya.

Keempat, Kepala Negara ingin agar konsolidasi dan koordinasi antara pemerintah pusat dengan daerah, mulai dari provinsi hingga tingkat RT, terus diperkuat.
Ia juga meminta agar koordinasi di internal Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) diperkuat. 

"Lebih penting lagi libatkan semua elemen masyarakat sehingga kita semuanya bergotong royong, bersinergi, bekerja menyelesaikan persoalan besar ini ".  imbuhnya.

Kelima, Presiden meminta agar dilakukan evaluasi secara rutin. Meskipun sebuah daerah kasus barunya sudah menurun, Presiden mengingatkan agar jajarannya tidak lengah terutama karena kondisi dilapangan masih sangat dinamis. 

Menurutnya, keberhasilan pengendalian Covid ini sangat ditentukan oleh kedisiplinan dan protokol kesehatan.

"Perlu saya ingatkan jika dalam perkembangan ditemukan kenaikan kasus baru, maka langsung akan kita lakukan pengetatan atau penutupan kembali ". Tegasnya.

"Saya kira kita harus optimistis bahwa tantangan yang kita hadapi ini bisa kita kendalikan dengan baik, dengan harapan kita bisa menyelesaikan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya sehingga kita bisa beraktivitas kembali ". Tandasnya mengakhiri.

Penulis : Tim Liputan 
Editor    : Herman

Vidcon Dengan Presiden, Gubernur Kalbar Umumkan 11 Kasus Baru

Fhoto : Gubernur Kalbar Vidcon Dengan Presiden.

BORNEOTRIBUN I PONTIANAK - Sebagai langkah evaluasi terkait penanganan Covid-19 dikalimantan barat, Gubernur Kalbar H. Sutarmidji, Wakil Gubernur Kalbar H. Ria Norsan dan Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar A.L. Leysandri Rapat Kordinasi melalui Video conference dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Data Analytics Room Kantor Gubernur Kalbar. Rabu, 10/6/20. 

Dalam rapat Kordinasi dengan Presiden tersebut, Gubernur Kalbar mengungkapkan adanya penambahan 11 kasus terkonfirmasi dimana kasus tersebut semuanya dari luar Kota Pontianak. 

" Ada 11 hari ini (10/6/2020), sebanyak lima kasus dari Kabupaten Ketapang, 3 kasus dari Kabupaten Sambas, 2 kasus Kabupaten Kubu Raya dan 1 kasus Kabupaten Sekadau ". Paparnya.

Selain penambahan yang terkonfirmasi Covid-19, Gubernur juga mengumumkan angka kesembuhan sebanyak 21 kasus. 

"Pasien sembuh semakin banyak total keseluruhan 138 kasus untuk hari ini ada 21 kasus ". ujarnya.

Meskipun demikian, Provinsi Kalimantan Barat dinilai daerah yang terbilang rendah penularannya di bandingkan dengan provinsi lainnya di indonesia. 
"Kita terbilang rendah di Kalimantan, memang Kalbar lebih tinggi dari Kaltara. Tapi di sana (Kaltara-red) jumlah penduduknya baru satu juta lebih di bandingkan Kalbar yang berjumlah lima juta lebih penduduk ". Bebernya.

Ia pun, berharap dengan perencanan 'New Normal' yang akan segera diterapkan di Kalbar, Gubernur Kalbar H. Sutarmidji meminta seluruh kepala daerah tingkat kabupaten dan kota untuk berhati-hati. 

"Kalau daerah yang masih tinggi angka penularannya, harus benar-benar pertimbangkan 'New Normal'. Saya hanya menyarankan tempat ibadah dahulu di buka atau diterapkan 'New Normal' yang lainnya harus dipertimbangkan benar-benar ". Tegasnya.


Penulis : Windy P
Editor    : Herman

Ibu Persit Manfaatkan Selokan Sebagai Wahana Untuk Membudidayakan Ikan Lele


Fhoto : Ibu-Ibu Persit Lagi Memberi Makan Ikan Di Selokan.

BORNEOTRIBUN I SAMBAS - Manfaatkan selokan yang ada, Persatuan Istri Prajurit (Persit) KCK Cabang LII Kodim 1208/Sambas jadikan selokan di sekitar makodim Sambas Jln. M.H. Tabrani Desa Lumbang, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas sebagai wahana membudidayakan ikan lele ditengah tingginya kebutuhan akan konsumsi ikan.

Langkanya populasi ikan, mendorong Ibu Persit untuk memulai dari Penyiapan bibit sampai dengan cara pembesaran beternak ikan yang benar sehingga diharapkan memiliki pengetahuan dalam mengembangkan budidaya ikan lele yang bermuara pada tercapainya ketahanan pangan keluarga. 

" Kami selaku anggota Persit juga harus berperan aktif dan harus mau belajar dalam hal pengetahuan yang baru termasuk dengan mempelajari cara beternak ikan lele ".
Ny. Setyo Budiyono sebagai Ketua Persit KCK Cabang LII Kodim 1208/Sambas. Rabu, 10/6/20.
 
Ibu ketua berharap kegiatan apa yang lakukan tersebut nantinya bisa dicontoh oleh semua ibu Persit Jajaran Kodim 1208/Sambas. Dengan harapan bisa memberi dampak yang postif, terutama kepada keluarga dan juga masyarakat.

" kita harus berani mencoba dan pandai membaca potensi lingkungan sekitar kita untuk dimanfaatkan sehingga dapat membantu perekonomian keluarga ". Tegasnya.


Penulis : Pendim 1208/Sambas
Editor    : Herman




Selasa, 09 Juni 2020

Polsek Belitang Patroli Edukasi Warga Tentang New Normal Life Dan Protokol Kesehatan


Fhoto : Kapolsek Di Kantor PT. Finnantara Intiga, Belitang Satu.

BORNEOTRIBUN I BELITANG - Sebagai bagian dari tim gugus tugas Covid-19, Polsek Belitang sasar kantor PT. Finnantara Intiga yang terletak di desa Belitang Satu dalam patroli untuk menyampaikan himbauan pencegahan Covid-19 serta anjuran protokol kesehatan dan New Normal Life. Rabu, 10/6/20.

Kapolsek Belitang IPTU Suritno menjelaskan dalam kegiatan tersebut personelnya dalam memberikan himbauan kepada masyarakat bersifat humanis dengan harapan dapat menimbulkan kesadaran akan pentingnya pencegahan Covid-19.

Selain kantor objek vital yang menjadi sasaran patroli dialogis, ada tempat lain seperti warung, toko, pasar guna menyampaikan himbauan kepada para pedagang serta pengunjung agar melaksanakan protokol kesehatan.

Kapolsek juga mengatakan himbauan ini harus sering dilakukan dengan harapan masyarakat dapat memahami pengertian New Normal Life dengan protokol kesehatan sebagai cara pencegahan Covid-19.

"Polsek Belitang akan terus bersinergi dengan instansi terkait guna memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pengertian New Normal Life ". Pungkas IPTU Suritno.


Penulis : Daiky
Editor    : Herman

Jajaran Kodim 1202/Skw Jalani Rapid Test


Fhoto : Dandim 1202/Skw Jalani Rapid Test.

BORNEOTRIBUN I SINGKAWANG - Menindaklanjuti perintah Komando, sebanyak 205 anggota Anggota Makodim, PNS, dan Persit Kodim 1202/Skw menjalani Rapid Test dalam rangka mencegah penyebaran virus covid-19, yang bertempat di Makodim. Rabu, 10/6/20.

" ada yang tidak bisa hadir dikarenakan saat ini sedang berada di Koramil-Koramil terpencil dan sedang menjalani dinas luar ". Kata Dandim.

Bagi yang belum, maka akan dilaksanakan rapid test susulan pada besok harinya untuk hasil rapid test ini langsung keluar dan langsung diumumkan pada hari ini juga.
" syukurlah,, hasil pengecekan oleh Petugas semuanya non-reaktif ". Ungkap Dandim.

Dari dinas kesehatan kota singkawang Satgas COVID-19 terlebih dahulu mensosialisasikan cara penggunaan masker serta cuci tangan yang baik dan benar kepada personel Kodim 1202/Skw.


Penulis : Pendim 1202/Skw
Editor    : Herman

Bupati Sintang Gelar Rakor Jelang Pilkada


Fhoto : Rapat Koordinasi Jelang Pilkada Di Pendopo Bupati Sintang.

BORNEOTRIBUN I SINTANG - Evaluasi kesiapan jelang pelaksanaan pilkada pada 9 Desember 2020 mendatang,
Bupati Sintang Jarot Winarno, memimpin langsung jalannya Rapat Koordinasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sintang Tahun 2020 yang bertempat di Ruang Tamu Pendopo Bupati Sintang. Rabu Pagi, 10/6/20.

Dalam paparannya, Bupati sintang mengatakan bahwa Pandemi Covid-19 telah menyebabkan dampak yang sangat besar, salah satu dampak yang ditimbulkan adalah penundaan Pilkada serentak oleh KPU.

Bupati Sintang juga memaparkan bahwa Sebelumnya KPU bersama Pemerintah Pusat dan DPR RI memberikan opsi tentang pelaksanaan Pilkada Serentak yakni opsi pertama Pilkada dilaksanakan pada 9 Desember 2020, opsi kedua Pilkada dilaksanakan pada 17 Maret 2021, dan opsi ketiga Pilkada dilaksanakan pada 29 September 2020. 

" berdasarkan berbagai pertimbangan yang matang maka disepakati bersama bahwa pelaksanaan Pilkada Serentak dilaksanakan pada 9 Desember 2020 ". Ujar Jarot. 

Pemkab Sintang bersama dengan jajaran TNI/Polri, KPU dan Bawaslu telah siap untuk melaksanakan Pilkada Kabupaten Sintang pada 9 Desember mendatang, namun tetap harus mengikuti Protokol Kesehatan guna menanggulangi dampak dari penyebaran Covid-19.

Kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah, Ketua KPUD Kabupaten Sintang Hazizah, Kepala Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sintang Budi Harto, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sintang Kurniawan, serta Jajaran Forkopimda dan Pimpinan OPD Kabupaten Sintang.


Penulis : Ucok / Humpro Sintang
Editor    : Herman



Kejari Sekadau Pindah Tugas, Ini Pesan Dan Kesan Andri Untuk Sekadau



BORNEOTRIBUN I SEKADAU - Pasca dilaksanakannya serah terima jabatan kepala kejaksaan negeri sekadau kepada Cumondo Trisno sebagai penjabat baru.

Andri Irawan S.H.M.H. mengatakan saat ditemui awak media Kesan mendalam telah terukir dalam hati kami sekeluarga atas terjalinnya persahabatan dan persaudaraan yg erat dengan masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemuda serta semua stakeholder yang terkait dengan tupoksi Kejaksaan Negeri Sekadau (Forkopimda, SKPD Pemkab dan Instansi Vertikal serta rekan-rekan pers di IWAS maupun IWO).

Tidak ada kenangan pahit selama kami bertugas di Kabupaten Sekadau kata Andri,
karena hanya kenangan manis yang tetap membekas di ingatan serta terukir di hati kami akan keramahan, toleransi, kekompakan dan keterbukaan dari segenap masyarakat di Kabupaten Sekadau selama kami bertugas sejak November 2016 hingga Juni 2020.

Sedikit terselip kesedihan karena selama bertugas kami merasa belum optimal dan maksimal dalam mendukung pembangunan Kabupaten Sekadau agar lebih maju, mandiri dan berdaya saing. Hal ini disebabkan keterbatasan SDM dan kemampuan kami dalam mengakomodir respon masyarakat yang sangat besar dan positif terhadap kinerja Institusi Kejaksaan khususnya Kejaksaan Negeri Sekadau.

" Untuk itu, dengan setulus hati kami mohon dimaafkan dan semoga pengganti kami dapat lebih meningkatkan sinergitas dan peran Kejaksaan untuk menjadikan Sekadau yang lebih baik ". katanya.

Andri juga memohon dukungan seluruh masyarakat agar Kejaksaan Negeri Sekadau dapat mewujudkan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM. 
" Beri kami masukan dan saran yang konstruktif jika kinerja kami dirasakan kurang dan kritik kami jika ada penyimpangan ". Ujar Andri.

Akhir kata kami mohon doa untuk menjalankan tugas ditempat yang baru sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjarbaru di Kalimantan Selatan.

Tetap jalin silaturahmi dan jaga kekompakan. Tingkatkan sinergitas antar semua elemen masyarakat dan pemerintahan terutama dalam menghadapi era new normal life.

"Semoga kita sehat selalu dan senantiasa dilindungi Allah SWT. Aamiin ". Doa Andri Irawan, S.H., M.H. Selasa, 9/6/20 kemarin.

Andri berterimakasih banyak atas persahabatan dan bantuan yang telah diberikan selama ini, semoga dengan pengganti kami nanti hubungan baik tetap dapat berjalan.

Kami juga mohon maaf apabila ada terselip salah kata maupun tindak selama kita bergaul kata Andri

Kami doakan rekan-rekan senantiasa sehat dan tetap bahagia dalam melaksanakan tugas.

Mohon doa untuk kami dalam menjalankan tugas di tempat yang baru, dan mohon maaf sekali lagi jika kami belum dapat berkontribusi secara maksimal kepada masyarakat Kabupaten Sekadau .

Penulis : Mus / Tim Liputan
Editor    : Herman


Menuju New Normal, TNI-Polri Gencar Patroli dan Berikan Himbauan Protokol Kesehatan



BORNEOTRIBUN I BELITANG - Untuk mengantisipasi tindak kejahatan dan kriminalitas serta pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Wilkum Polsek Belitang Polres Sekadau terus melaksanakan kegiatan patroli.

Adapun giat patroli dilaksanakan pada siang maupun malam hari dengan menyambangi warga yang sedang beraktifitas serta untuk mengurangi berkumpulnya pada satu tempat. Selasa, 9/6/20 malam.

Patroli ini akan terus dilakukan dan selalu di tingkatkan guna mencegah serta memutus mata rantai Corona dan bersinergi dengan TNI serta tim gugus tugas pencegahan Covid-19 Kecamatan Belitang.

Ditempat terpisah Kapolsek Belitang IPTU Suritno menjelaskan bahwa dengan diadakan patroli bersama dapat mencegah tindak kriminalitas dan gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Selain kamtibmas ada hal lainnya yang juga menjadi prioritas yakni dalam melakukan patroli juga memberikan himbauan tentang protokol kesehatan seperti physical / sosial distancing, sering mencuci tangan dan pakai masker guna menuju Fase New Normal Life.

Kapolsek Belitang berharap dengan adanya himbauan baik dari pihak Kepolisian dan tim gugus tugas dapat memutus penyebaran Covid-19 serta masyarakat dapat sadar akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan.

Penulis : Daiky
Editor    : Herman







Gubernur Kalbar : Bangun Ekonomi, Pilah Pilih Karakteristik Daerah Masing-Masing Itu Penting



BORNEOTRIBUN I PONTIANAK - Sebagai narasumber dalam webinar (Web Seminar) oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untan bekerjasama dengan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) cabang Kalbar dengan tema "Ekonomic Challenge: Peran dan Tanggung Jawab Stakeholder Bangsa dalam Menghadapi Dampak Covid-19, Gubernur kalimantan barat, Sutarmidji menyebutkan dalam pembangunan ekonomi di Kalbar harus pilah karakteristik dari daerah masing-masing.

" dimana jasa dan perdagangan, perkebunan, pertambangan kemudian sektor pertanian yang kuat dimana dan inilah yang menjadi dasar kebijakan untuk mempermudah aktifitas dalam menjalankan ekonomi ". Ujar Midji. Selasa, 9/6/20 di Data Analytic Room Kantor Gubernur Kalbar.

Midji juga mengatakan harus dirumuskan kembali belanja Pemerintah misalnya sektor infrastruktur karena sebagian anggarannya dipangkas untuk Covid dan tidak terealisasinya target-target penerimaan APBD dari sektor PAD dan transfer Pusat.

" bagaimana kita mensiasati misalnya untuk pembangunan sektor infrastruktur ini terpotong 200 Miliar kita harus kembalikan 200 Miliar itu dengan kegiatan-kegiatan yang sama tetapi pembayarannya multiyers sehingga mungkin bisa 2 tahun anggaran di Tahun 2021 juga harus ada multiyers lagi tapi separuh dari tahun ini sehingga dari sisi pembiayaan dan program pada masa normal itu tidak akan berpengaruh besar ". Jelasnya

Dikatakannya, ada satu hal kedepan yang harus dilakukan Pemerintah yakni penghapusan BLK (Balai Latihan Kerja) karena yang diperlukan itu Balai Sertifikasi Keahlian supaya tenaga kerja bisa dibayar sesuai dengan kemampuan.

"Akan lebih bagus SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) itu labnya dilengkapi kemudian Prakteknya dilengkapi sehingga bisa menjadi ahli kemudian kita sertifikasi ". harapnya.

Penulis : Windy P
Editor    : Herman



Bank Kalbar Sanggau Bantu 1 Unit Mobil Ambulance Untuk PMI Sanggau


Fhoto : Penyerahan Bantuan 

BORNEOTRIBUN I SANGGAU – Untuk mendukung Operasional PMI Kabupaten sanggau, Bank Kalbar melalui Bupati sanggau Paolus Hadi menyerahkan satu unit mobil ambulance kepada PMI Sanggau yang bertempat di kantor bupati Sanggau. Selasa, 9/6/20.

Penyerahan satu unit Mobil Ambulance diterima langsung oleh Ketua PMI Sanggau Yohana Kusbariah Ontot dengan didampingi oleh Sekretaris PMI Sanggau Urbanus, S.Sos beserta pengurus dan anggota UDD PMI Kabupaten Sanggau.

Selain 1 unit mobil ambulance Bank Kalbar juga menyerahkan bantuan berupa 1 ton beras bagi warga yang terdampak Covid-19 dan 50 APD berupa baju Hazmat kepada gugus tugas pencegahan dan percepatan penangan Covid-19.

Ketua PMI Kabupaten Sanggau, Ny. Yohana Kusbariah Ontot mengucapkan terima kasih kepada Bank Kalbar yang sudah menyerahkan bantuan CSR_nya berupa 1 Unit mobil ambulance kepada PMI Sanggau.

" mobil ini tentu kita gunakan dengan baik untuk membantu mobilisasi kegiatan PMI Sanggau". Tuturnya.

Begitu juga dengan Bupati Sanggau, Paolus Hadi, S.IP, M.Si mengucapkan terima kasih kepada pihak Bank Kalbar atas bantuan ambulance untuk PMI Sanggau, serta Beras dan APD.
" semoga bantuan ini dapat kita pergunakan dengan baik untuk kepentingan bersama. Terima kasih kepada Bank Kalbar yang sudah menggunakan CSR_nya kepada kita, kedepannya akan kami ajukan kendarahan untuk yang lain juga seperti mobil sampah, karena diberapa kecamatan masih kurang ". Terang Paolus Hadi.

Bupati juga menghimbau sekaligus mengajak masyarakat Kabupaten Sanggau untuk Donor Darah ke PMI Sanggau, karena stock darah begitu kurang. Sementara kebutuhan darah diperlukan setiap hari.

" jangan takut PMI sudah mengikuti protokol kesehatan ". Ungkapnya.

Sementara itu, Pimpinan cabang Bank Kalbar Kabupaten Sanggau Mas Yusmidi, S.IP, MM menyebutkan bantuan yang diberikan untuk membantu mobilitas PMI dan penanganan Covid-19 dikabupaten sanggau.


Penulis : Agustinus A
Editor    : Herman





Koramil 17/Nanga Mau Kawal Penyaluran BLT Dana Desa


Fhoto : Penyaluran BLT Dana Desa, Di Desa Nanga Mau.

BORNEOTRIBUN I SINTANG - Babinsa Koramil 17/Ng Mau , Serda Daniel melaksanakan pengawasan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi warga kurang mampu akibat dampak pandemi Covid-19 di Desa Nanga Mau, Kecamatan Kayan Hilir,  Kabupaten Sintang. Selasa, 9/6/20.

Pada kesempatan itu Serda Daniel mengatakan kegiatan tersebut dilakukan disemua desa secara bergiliran.
" Saya minta tetap lakukan protokol kesehatan yakni physical distancing dan semua menggunakan masker. Jika tidak maka penyaluran akan kami hentikan ". Tegasnya.

Babinsa juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu tetap waspada dengan penyebaran Covid 19 ini, selalu gunakan masker serta jaga jarak jika berada di luar rumah.
" jika tidak ada kepentingan, lebih baik berada di rumah saja ". Tandasnya.


Penulis : Nor
Editor    : Herman 

Karya Bhakti TNI, Babinsa Kawal Progres Peningkatan Jalan Dusun Muara Beduai



BORNEOTRIBUN I SANGGAU - Dorong pembangunan di Desa Binaannya, Babinsa Koramil 1204-03/Beduai Sertu Niman melaksanakan karya bhakti peningkatan  jalan di Dusun Muara Beduai Desa Kasromego Kecamatan Beduai, Sanggau, Kalbar. Selasa, 9/6/20.

Meskipun ditengah pandemi covid-19, tak menyurutkan semangat Babinsa untuk melakukan peningkatan yang merupakan akses dari Dusun Muara Beduai Menuju Dusun Kubing Desa kasromego sesuai harapan masyarakat.

Terlebih pengerjaan jalan tersebut dilaksanakan langsung oleh TNI dengan program Karya Bhakti. 

Sertu Niman mengatakan bahwa karya bakti ini terfokus pada peningkatan ruas jalan yang menghubungkan Dusun Muara Beduai menuju Dusun Kubing Desa Kasromego dengan panjang 7 KM dan lebar 10 meter dengan tujuan agar badan jalan menjadi lebar dan struktur tanahnya menjadi keras, sehingga rasa nyaman nantinya akan di rasakan warga sendiri.

“ kami sebagai Babinsa selalu melaksanakan pengawasan dan mengarahkan alat berat excavator dan mengejar target penyelesaian dengan baik dengan hasil yang maksimal ". Terangnya.


Penulis : Libertus
Editor    : Herman





Wujudkan Program Kapolda, Polsek Sekadau Hulu Bersama Warga Membuka Lahan Pertanian


Fhoto : Jajaran Polsek Sekadau Hulu Bersama Warga Membuka Lahan Pertanian.

BORNEOTRIBUN I SEKADAU HULU - Implementasikan program Kapolda Kalbar yakni polisi sahabat petani, Dipimpin langsung Kapolsek Sekadau Hulu, Ipda Sudarsono didampingi Bhabinkamtibmas Brigadir Juniardi bersama warga dusun Selintah desa rawak Hulu, bergotong-royong membuka lahan seluas 1 hektar untuk dijadikan lahan produktif pertanian. Senin, 8/6/20 Kemarin.

"Lahan ini memang sudah lama tidak difungsikan, kemudian dengan program Kapolda Kalbar yakni Polisi Sahabat Petani, nantinya lahan tersebut akan diolah menjadi lahan pertanian produktif untuk ditanami padi ataupun sayuran ". ujar Kapolsek Sekadau Hulu IPDA Sudarsono. Selasa, 9/6/20.

Bersamaan dengan program pemerintah pusat mengenai penerapan New Normal Life, lahan tersebut juga bisa difungsikan sebagai ketahanan pangan di desa, pada masa Pandemi Covid-19.

"Pengolahan lahan nantinya kita lakukan dengan aplikasi cuka kayu, lahan dibuka tanpa membakar. Pohon ataupun semak belukar cukup ditebang dan dibersihkan kemudian dimasukkan ke dalam tungku mesin cuka kayu untuk diolah menjadi pupuk organik cair ". Ujarnya.

Diwawancarai ditempat terpisah, Kapolres Sekadau AKBP Marupa Sagala, S.I.K., S.H., M.H menjelaskan, program Polisi Sahabat Petani dideklarasikan di Polres Sekadau, bertujuan mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Sebagai leading sektor adalah Sat Binmas dan Bhabinkamtibmas jajaran Polres Sekadau.

Bhabinkamtibmas yang menjadi Pilot Project Polisi Sahabat Petani disetiap Polsek, akan menerapkan aplikasi cuka kayu bersama dengan warga desa binaan. Mengaplikasikan 1 lahan pertanian untuk dijadikan percontohan kepada masyarakat.

"Semoga aplikasi cuka kayu ini, dapat berfungsi dengan baik, harapannya melalui program Polisi Sahabat Petani, karhutla dapat diminamilisir sekecil mungkin. Kemudian hasil dari cuka kayu yang berupa pupuk organik cair dapat digunakan langsung ke lahan pertanian, mengurangi pembelian pupuk makro ". pungkas Kapolres Sekadau AKBP Marupa Sagala.


Penulis : Humas Polres
Editor    : Herman





Senin, 08 Juni 2020

Bupati dan Wakil Bupati Tinjau Pelaksanaan Rapit Test Massal di Kota Sekadau


Fhoto : Peninjauan pelaksanaan Rapid Test Massal / Humpro.

BORNEOTRIBUN I SEKADAU - Sebagai wujud dan upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran covid-19 jelang pemberlakuan New Normal Life ( Tatanan Hidup Baru ) di kabupaten sekadau, Pemkab melalui gugus tugas penanganan covid-19 kabupaten sekadau melaksanakan rapid test untuk masyarakat sekadau di tiga titik yakni pasar Flamboyan, steiger pangkalan kapal motor klotok serta di kawasan Simpang Abadi Sekadau. Selasa, 9/6/20.

Untuk memberi semangat dan motivasi kepada warga, Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si dan Wakil Bupati Sekadau Aloysius, SH, M.Sipasar Flamboyan, steiger pangkalan kapal motor klotok serta di kawasan Simpang Abadi Sekadau.  meninjau langsung pelaksanaan rapit test yang berada di lokasi berbeda dalam Kota Sekadau. 

Bupati Sekadau Rupinus menyambut baik pelaksanaan rapid test yang dilakukan oleh dinas kesehatan bekerjasama dengan gugus tugas covid kabupaten sekadau yang melibatkan personil kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Sekadau. 

“Pelaksanaan rapit test di sejumlah pasar di kota sekadau sudah menjadi target pemerintah kabupaten sekadau bekerjasama dengan gugus tugas percepatan penanganan covid 19 kabupaten sekadau. Ini kita lakukan untuk menekan penyebaran covid – 19 di kabupaten sekadau ". terang Bupati Sekadau disela-sela peninjauan pelaksanaan rapid test. 


Begitu juga dengan Wakil Bupati Sekadau, Aloysius menyebutkan bahwa Rapid test massal ini merupakan program pemerintah daerah sesuai arahan pemerintah pusat. Wakil Bupati menambahkan, dana yang digelontorkan untuk melakukan rapid test bersumber dari APBD Sekadau. Diambil dari dana penyesuaian atau refocusing anggaran khusus untuk Covid-19.

“Anggarannya juga berasal dari anggaran penanganan penyakit menular ". tegas Aloy. 

Soal target rapit test yang ingin dicapai oleh Pemerintah Kabupaten Sekadau, Wakil Bupati Sekadau mengatakan 5 ribu masyarakat yang bisa dilakukan rapid test. Target ini melebihi batas persentase minimal dari jumlah penduduk. 

“Sebenarnya sesuai persentase jumlah penduduk Sekadau, tidak sampai 5 ribu. Tapi kita targetkan 5 ribu. Bahkan kita inginkan semua warga bisa dirapid dan untuk masyarakat yang ditinggal di kecamatan atau desa, juga bisa melakukan rapid test di Puskesmas setempat. Di Puskesmas bisa dilakukan rapid ". Lanjut Wakil Bupati Sekadau. 

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Sekadau yang juga Plt. Kepala Dinas Kesehatan PP dan KB Henri Alpius mengatakan tujuan dilaksanakannya rapit test yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sekadau melalui dinas Kesehatan  PP dan KB adalah untuk pemetaan penyebaran Covid – 19 di Kabupaten Sekadau.

Dikatakan Henri Alpius, dalam pelaksanaan rapid test masal di tiga titik dalam kota sekadau ini pihaknya menurunkan 15 personil tenaga kesehatan. 
“Kita menargetkan sedikitnya ada 600 warga yang akan di rapid test ". Ujar mantan Plt. Direktur RSUD Sekadau ini.


Penulis : Humas Pemkab






Proyek Bronjong Siluman Di Desa Suka Maju, Sungai Betung Dinilai Tak Transparan


Fhoto : Proyek Bronjong Di Dusun Semidang, Desa Suka Maju / Istimewa.

BORNEOTRIBUN I BENGKAYANG, KALBAR - Proyek Pemasangan Bronjong di Dusun Semidang, Desa Suka Maju, Kecamatan Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang, Kalbar dinilai kurang transparan. Sebab, plang papan informasi pembangunan sebagai bentuk transparansi terhadap publik tidak tertera dilokasi sejak dari awal pengerjaannya sampai pengerjaan tahun 2020.

Sesuai Undang – Undang (UU) Nomor : 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor : 70 tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, pada pasal 25 Perpres diatur mengenai pengumuman rencana pengadaan barang/jasa pemerintah, melalui website, portal LPSE, papan pengumuman resmi, dan sebagainya. Ini semakin memperkuat apa yang juga diatur dalam UU nomor 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP), warga berhak mengetahui pembangunan dilingkungannya.

Kepala Desa Suka Maju, Markas ketika dihubungi via WA/Messenger dengan terang mengatakan kepada awak media kalau dirinya tidak tahu tentang proyek tersebut.

" Kati Pane kint yang artinya Saya Tidak Tau dalam bahasa indonsianya ". Ujar Kades.

Ditempat yang berbeda awak media mewawancarai salah satu warga dusun semidang yang nama tersebut tidak ingin disebutkan kata-kata yang sama juga lontarkan ke awak media menggunakan bahasa daerah ( kai warga semidang ti pane any proyek bronjong dakoh tah sok embe nda karaje ) yang artinya dalam bahasa indonesia "kami warga semidang tidak tau ada proyek bronjong itu, ngak tau orang mana yang mengerjakannya ".

Mirisnya, saat dikonfirmasi pihak BPBD Bengkayang, Plt.Damianus,SH mengatakan tidak mengatahui adanya terkait proyek tersebut. Bahkan Damianus mengira itu 

" Awalnya saya kira punya Provinsi, waktu pemangkasan anggaran semua data kita kumpulkan sempat kaget juga saya kok kami ada kegiatan fisik, lalu mau dipangkas oleh namanya tidak di ingin disebutkan dengan inisial ( S ). Kegiatan proyek ini saya tidak tau juga jadi ini harus hati-hati, karena apa artinya karena saya ini melanjutkan. Saya oke-oke aja. Saya mencoba cari tahu apakah ada kegiatan yang lainnya, ternyata ada dua kegiatan proyek bronjong yang pertama dikecamatan sungai betung dan kegiatan yang kedua ada di kecamatan seluas ". Ungkap Plt.Damianus,SH.

Damianus menyebutkan, tidak tahu yang membuat perencanaan kegiatan sebelumnya karena ia baru menjabat beberapa bulan di instansi BPBD.


Penulis : Rinto A
Editor    : Herman